Home »
Guru Penggerak
,
Merdeka Belajar
,
Pendamping Guru Penggerak
,
Pusdatin
,
Rumah Belajar Kemdikbud
,
SimpaTIK
» Rumah Belajar Sebagai salah satu solusi Pembelajaran jarak jauh di Daerah Kepulauan
Rumah Belajar Sebagai salah satu solusi Pembelajaran jarak jauh di Daerah Kepulauan
Guru Zaman ‘Now” dituntut melek IT dan mempunyai kompetensi yang diperlukan dalam menghadapi peserta didik di Abad 21. Peserta didik yang lahir sekarang merupakan Generasi Z yang dalam kehidupan sehari-harinya tidak bisa lepas dari gawai merupakan tantangan bagi pendidik di Abad 21 ini. Pendidik yang sebagian besar lahir dari Generasi X dan Generasi Y perlu dibekali kompetensi mengoperasikan peralatan IT dan software yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar. Jangan sampai terjadi kompetensi IT pendidik masih di Abad 20 sementara kompetensi IT peserta didik sudah di Abad 21. Minimal kompetensi yang dimiliki peserta didik harus sama dengan kompetensi yang dimiliki peserta didik.
Dalam penerapan belajar dari rumah di masa Pandemi, tidak semua guru dapat melakukannya dengan baik, dikarenakan tidak semua guru mampu menggunakan kelas daring dengan memanfaatkan android atau laptop karena keterbatsan kemampuan menguasai IT. Sebagian guru memanfaatkan WAG sebagai alat komunikasi dua arah untuk menyampaikan materi, ada juga dengan mendatangi rumah siswa di bentuk dalam kelompok kecil untuk memberikan materi secara tatap muka langsung dengan mengikuti protocol kesehatan. Selain itu guru juga membuat modul materi pembelajaran dan di bagikan kepada siswa dengan cara mendatangi rumah siswa satu persatu. Hal ini di akibatkan karena banyak siswa dan guru masih minim memiliki Android atau laptop sendiri untuk di manfaatkan sebagai kegiatan pembelajaran, karena kebutuhan ekonomi yang mendesak di masa Pandemi ini.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) yang sebelumnya bernama Pusat Teknologi dan Komunikasi (PUSTEKKOM), sejak Juli 2011 telah memperkenalkan Portal Rumah Belajar sebagai wadah pembelajaran Gratis kepada seluruh pendidikan formal maupun umum. Portal Rumah Belajar ini merupakan salah satu usaha untuk memfasilitasi proses pembelajaran melalui online maupun offline secara gratis. Portal Rumah belajar bisa diakses di https://belajar.kemdikbud.go.id/. Dengan berbagai Konten-konten pembelajaran yang mudah diakses baik guru maupun siswa bahkan orang tua dan masyarakat umum dengan menggunakan android maupun laptop. Rumah Belajar Kemdikbud menyediakan 11 konten diantaranya, 8 fitur utama yaitu Sumber Belajar, BSE ( Buku Sekolah Elektronik ), Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB ), dan Kelas Maya. Sedangkan 3 lainnya yang merupakan fitur pendukung yaitu Karya Komunitas, Karya Guru, dan Karya Bahasa dan Sastra.
Dengan adanya Portal Rumah Belajar kemdikbud, dapat membantu para guru dan siswa di Maluku sebagai daerah kepualuan untuk memudahkan proses pembelajaran di masa Pandemi. Hal ini dapat di lakukan dengan cara mensosialisasikan kepada guru di Maluku pada umumnya, dan Maluku Tengah pada khususnya yang di lakukan oleh para Sahabat Rumah Belajar Provinsi Maluku pada PembaTIK Level 4: Berbagi, sekaligus sebagai calon Duta Rumah Belajar Provinsi Maluku Tahu 2020. Upaya ini dilakukan agar mempermudah siswa dan guru dalam menerapakan pembelajaran dari rumah secara baik dengan memanfaatkan subsidi kuota gratis dari pemerintah untuk siswa dan guru dalam mengakses Portal Rumah Belajar Kemdikbud.






0 komentar:
Posting Komentar